Berbagai cara dalam melakukan komunikasi
• Suara
• Gerak - gerik
• Lambang / gambar
Tujuan Teknik Komunikasi
adalah bagaimana menyampaikan informasi ke tempat tujuan dengan cepat dan tepat (menukar informasi antara dua perantara), karena masalah utama dalam komunikasi adalah efisiensi, yaitu bagaimana menyampaikan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sesedikit mungkin.
Bentuk-bentuk Komunikasi
Komunikasi Suara
a. Komunikasi siaran radio / radio broadcasting
Informasi dipancarkan ke segala arah dan siapapun diperbolehkan menerima informasi tersebut. Dan informasi yang dikirimkan bersifat umum.
Contoh : Radio RRI
b.Komunikasi radio amatir
Informasi dipancarkan kesegala arah tetapi jumlah pengirim dan penerima informasi terbatas pada mereka yang mempunyai izin beroperasi. Informasi bersifat pribadi.
Contoh : ORARI
c. Komunikasi radio 2 arah
Informasi terbatas pada pengirim dan penerima yang beroperasi dengan saluran / frequensi / gelombang yang sama dan jarak jangkauannya terbatas sehingga sifat pribadinya dapat terjaga.
Contoh : Handy-talky
d. Komunikasi radio antar penduduk / citizen band
Hubungan komunikasi bersifat pribadi, jangkauannya terbatas dan kerahasiaan tidak terjamin karena semua pesawat penerima sistem komunikasi dapat menerima informasi yang disampaikan.
Contoh : RAPI, Intercom
e. Komunikasi radio panggil / paging system
Digunakan untuk memanggil penerima yang merupakan pelanggan dari pengirim, jarak jangkauannya terbatas.
Contoh : Pager
f. Komunikasi telponBersifat pribadi murni / niaga, jumlah informasi yang disampaikan tidak terbatas, kerahasian terjaga, jarak jangkauannya paling luas. Menggunakan manajemen pertukaran.
Contoh : Telephone dial, Handphone
2. Komunikasi Gambar dan Berita
a. Komunikasi telegraf
Dalam bentuk morse, dibutuhkan operator penerjemah.
b. Komunikasi telex
Seperti telegraf tetapi menggunakan perangkat seperti
mesin tik sehingga tidak perlu operator.
c. Komunikasi facsimile
Melalui saluran telepon dikirimkan berita berupa gambar
statis / segala sesuatu yang tertulis / tercetak, seperti
fotocopy jarak jauh.
d. Komunikasi siaran televisi
Berupa gambar bergerak / video.
Komunikasi Data
adalah pertukaran informasi antara 2 peralatan, yang
datanya dikirim melalui :
- Jaringan umum / public network
Melalui jaringan telepon, telex dan data
- Jaringan pribadi / private network
Saluran pribadi berupa point to point melalui saluran
sewa.
Bagian-bagian Sistem Komunikasi
a. Sumber (source)
Ialah pihak yang mengirim informasi yang bertugas membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada medium transmisi.
b. Media transmisi
Tugasnya menyalurkan berita yang diterima ke tempat tujuan.
c. Penerima (receiver)
Tugasnya menerima berita yang dikirimkan oleh suatu
sumber informasi.
Hal-hal dalam Komunikasi
1. Berita harus dimengerti oleh penerima
Komunikaasi efektif, berita / informasi harus jelas dan dapat dimengerti oleh penerima
2. Karakteristik sistem komunikasi
Karakteristik dari sistem komunikasi sitentukan dan dibatasi oleh karakteristik dari sumber, media transmisi dan penerima
3. Derau / gangguan
Gangguan dapat terjadi selama proses transmisi. Derau / gangguan ini harus di atasi dengan pemilihan perangkat keras yang cocok / dengan sistem yang mempunyai kemampuan melakukan koreksi kesalahan (error detection and corection).
Komunikasi Data
adalah :
transmisi data elektronik melalui beberapa media
merupakan penggabungan dari 2 teknik :
teknik telekomunikasi
telekomunikasi adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari titik ke titik lainnya (komunikasi jarak jauh)
pengolahan data
segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data.
Teknik penyambungan dalam Komunikasi Data :
Tipe dari jaringan komunikasi data :
A. Switched network, data ditransfer dari sumber ke tujuan melalui hubungan nod seri (komunikasi dari titik ke titik / point to point communication = penyampaian informasi dari sumber hanya diberikan kepada 1 penerima)
Teknik penyambungannya :
1. Circuit-switched network
Rangkaian masukan disambungkan ke penerima / rangkaian keluaran selama pengalihan informasi, apabila yang dituju sibuk / tidak siap maka hubungan gagal.
Didalam jaringan circuit switching, jalur komunikasi yang tepat dibangun diantara 2 station melewati node / persimpangan jaringan.
Jalur adalah suatu rangkaian jaringan fisik yang terhubung diantara node. Pada masing-masing jaringansuatu logical channel dimasukkan ke dalam proses koneksi ini. Data yang dikirimkan oleh sumber station ditransmisikan sepanjang jalur yang tepat secepat mungkin. Pada setiap node, data yang masuk diarahkan / dialihkan ke channel keluar yang tepat tanpa mengalami penundaan sama sekali. Arah komunikasi diwujudkan antara 2 stasiun melalui jaringan node.
Contoh umum : jaringan telephone.
2. Packet-switched network
Informasi yang masuk akan disalurkan beberapa saat kemudian. Disini terjadi penyimpanan informasi, baru kemudian disalurkan. Tidak perlu mempergunakan kapasitas transmisi sepanjang jalur melewati jaringan.
Data dikirim dalam serangkaian potongan-potongan kecil secara berurutan, yang dinamakan paket. Tiap paket melewati jaringan dari node ke node sepanjang jalur yang menghubungkan sumber ke tempat tujuan. Pada setiap node seluruh packe diterima, disimpan dengan cepat dan ditransmisikan ke node berikutnya.
Contoh umum : komunikasi dari terminal ke komputer dan komputer ke komputer.
B. Broadcast network, terdapat transmitter / receiver yang berkomunikasi melalui medium yang disebar oleh stasiun-stasiun lain (dari satu titik ke segala penjuru). Suatu transmisi dari satu stasiun di-broadcast ke dan diterima oleh semua stasiun lainnya. Contoh sederhana : CB Radio System. Dalam kasus berikutnya data ditransmisikan dalam paket-paket, karena medium dibagi-bagi, maka hanya sutu stasiun pada suatu waktu yang dapat mentransmisi suatu paket. Dan informasi dapat diambil oleh siapa saja.
Teknik penyambungannya :
1. Packet radio networks, stasiun berada didalam range transmisi satu sama lain dan broadcast (menyiarkan) secara langsung ke satu sama lainnya.
2. Satellite networks, data tidak ditransfer langsung dari transmitter ke receiver tetapi di-relay melalui satelit: masing-masing stasiun mentransmisi ke satelit dan menerima dari satelit.
3. Local networks, bentuk yang biasa dari broadcasting adalah LAN dan MAN. LAN adalah jaringan komunikasi yang meliputi daerah yang kecil seperti gedung atau bagian kecil dari gedung. MAN meliputi daerah yang lebih luas, seperti antar gedung atau daerah kota.
Dalam bus local network, semua stasiun dihubungkan ke kawat biasa atau kabel. Suatu transmisi oleh satu stasiun manapun manapun menyebar pada medium yang panjang dalam kedua arah dan dapat diterima oleh semua stasiun lainnya. Ring network terdiri dari close loop, dengan masing-masing stasiun berhubungan ke elemen repeating (pengulang). Suatu transmisi dari stasiun manapun bersirkulasi mengelilingi ring melalui semua stasiun lainnya dan dapat diterima oleh tiap stasiun selagi melewatinya.
a. Teori Dasar Komunikasi Data
Cakupan Disiplin Ilmu Komunikasi Data
Komunikasi Data :
Perangkat Transmisi
Perangkat Switching
Pada tahun 70-an dan awal tahun 80-an telah terjadi merge antara disiplin ilmu komunikasi data dan pengolahan data komputer “william Stalling”
Dewasa ini hampir tidak ada perbedaan fundamental antara disiplin ilmu komunikasi data dan pengolahan data komputer è kita sulit membedakan komunikasi dalam sebuah komputer (single processor, multi processor) dengan LAN, MAN ataupun long-haul networkà konsepnya mirip “Opini Penulis”
Pengertian Komunikasi Data, Telekomunikasi dan Pengolahan Data
Komunikasi data merupakan gabungan dari tehnik telekomunikasi dengan tehnik pengolahan data.
• Telekomunikasi adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari titik ke titik yang lain
• Pengolahan data adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data
• Gabungan kedua tehnik ini selain disebut dengan komunikasi data juga disebut dengan teleprocessing (pengolahan jarak jauh)
• Secara umum komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kodetertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektro-optik dari titik ke titik yang lain
• Sistem komunikasi data adalah jaringan fisik dan fungsi yang dapat mengakses komputer untuk mendapatkan fasilitas seperti menjalankan program, mengakses basis data, melakukan komunikasi dengan operator lain, sedemikian rupa sehingga semua fasilitas berada pada terminalnya walaupun secara fisik berada pada lokasi yang terpisah
Pemikiran Dalam Komunikasi Data
- Menyalurkan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sedikit mungkin.
- Mengintegrasikan semua jenis komunikasi menjadi satu sistem, yaitu ISDN ( Integrated Service Digital Network ) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu.
Keuntungan Komunikasi Data
a. Pengumpulan dan persiapan data
Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat waktu).
b. Pengolahan data
Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efesiensi).
c. Distribusi
Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.
Tujuan Komunikasi Data
a. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efesien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ketempat yang lain
b. Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use)
c. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun sentralisasi
d. Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer
e. Mengurangi waktu untuk pengolahan data
f. Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan)
g. Mempercepat penyebarluasan informasi
Faktor - faktor Pertimbangan
a. Pengsinyalan
Pengsinyalan (signalling) adalah suatu prosedur atau protokol yang harus dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pengiriman informasi dimulai.
b. Transmisi
Media transmisi harus efesien dan dapat melayani berbagai jenis alat.
Karakteristik transmisi :
• lebar frekwensi yang dapat ditampung
• redaman
• daya yang dapat ditampung
• waktu yang dibutuhkan
c. Cara Penomoran
Penomoran harus unik dan mengikuti rekomendasi atau persetujuan dari pihak tertentu.
d. Cara menyalurkan hubungan (routing)
Menentukan policy ( kebijaksanaan ) bagaimana suatu hubungan akan dilaksanakan.
e. Cara menghitung biaya (tarif)
Menentukan struktur harga bagi jasa pelayanan yang harus dibayarkan.
Bidang-bidang Operasi Komunikasi Data
a. Bidang Data Collection
Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat
(remote station), disimpan dalam memori dan pada
waktu-waktu tertentu data tersebut akan diolah.
Contoh : aplikasi inventori, penggajian, dll.
b. Bidang Inquiry and Response
Pemakai dapat mengakses langsung ke file atau program.
Data yang didikirimkan ke sistem komputer dapat langsung
diproses dan hasilnya dapat segera diberikan. Bila pemakai
melakukan dialog dengan komputer maka sistem semacam
ini disebut interaktif.
Contoh : aplikasi perbankan, pembayaran dipertokoan.
c. Bidang Storage and Retrival
Data yang sebelumnya disimpan dalam komputer dapat
diambil sewaktu-waktu oleh pihak yang berkepentingan.
Contoh : aplikasi Message Switcing dan E-Mail.
d. Bidang Time Sharing
Sejumlah pemakai dapat mengerjakan programnya secara bersama-sama. Setiap pemakai diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu yang tetap besarnya, setelah itu pemakai lain akan mendapatkan kesempatan. Kalau terlalu banyak data yang harus dikerjakan dalam satu satuan waktu fasilitas roll in-roll out harus dipergunakan.
Contoh : aplikasi pemakai sistem komputer secara bersama untuk pengembangan perangkat lunak (software), perhitungan, rekayasa, pengolah kata (word processing), CAD (computer aided design), dan sebagainya.
e. Bidang Remote Job Entry
Remote Job terminal mengirimkan program atau data (teks) untuk disimpan ke komputer pusat tempat data diproses. Program itu akan dikerjakan secara batch, yaitu diolah setelah gilirannya tiba.
Contoh : aplikasi yang menggunakan peralatan sistem komputer yang tempatnya berjauhan.
Bidang-bidang Operasi Komunikasi Data
a. Bidang Real Time Data Processing and Process Control
Hasil proses dikehendaki dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan proses tersebut (real time).
Contoh : aplikasi pengaturan peralatan industri, sistem kendali proses, sistem telekomunikasi, dsb.
b. Bidang Data Exchange Among Computers
Pertukaran data berupa program, file dan sebagainya antar sistem komputer. Pada aplikasi ini data yang dipertukarkan jumlahnya banyak dan waktu yang dikehendaki singkat sekali.
Komponen Dasar Sistem Komunikasi Data
a. Source (sumber)
Pihak yang mengirim informasi / alat yang bertugas membangkitkan data / berita / informasi sehingga dapat ditransmisikan dan menempatinya pada medium transmisi.
Contohnya telepon dan PC.
b. Transmitter (pengirim)
Biasanya data yang dibangkitkan dari system sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti di hasilkan sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa system transmisi berurutan.
c. Transmision system (system transmisi) / Media transmisi
Berupa jalur tunggal (single transmission line) atau jaringan komplek (complex network) yang menghubungkan antara sumber dengan destination (tujuan). Tugasnya menerima berita yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi dan menyalurkan berita yang diterima ke tempat tujuan.
Contohnya melalui kabel coaksial, gelombang elektromagnetik, dll.
d. Receiver (penerima)
Receiver menerima sinyal dari system transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Tugasnya untuk menerima berita yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi.
e. Destination (tujuan)
Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver
Contoh :
electronic-mail (pos elektronik), diketahui bahwa device input dan transmitter adalah komponen dari personal komputer. Perantara adalah user yang akan mengirim sebuah pesan kepada user lainnya. Pesan berupa karakter string adalah informasi. User lalu mengaktifkan electronic-mail pada PC dan memasukkan pesan tersebut melalui keyboard (device input). Karakter string ini secara ringkas disimpan dalam memory utama (main memory). Kita dapat memandangnya sebagai rangkaian karakter atau rangkaian bit-bit dalam memory. PC ini dihubungkan ke beberapa medium transmisi seperti local network tranceiver atau modem. Data input akan ditranfer ke transmitter sebagai rangkaian bit-bit atau lebih tepat, rangkaian voltage shift pada beberapa bus komunikasi atau kabel. Transmitter dihubung langsung ke medium dan mengubah bit-bit yang masuk menjadi sebuah sinyal yang sesuai untuk transmisi.
Keterangan gambar :
Informasi Input
Digital input Þ g (sinyal g(t))
Sinyal pengirim Þ s(t)
Sinyal penerima Þ r(t)
Data output g (sinyal) Þ g(t)
informasi Output Þ m
Model Komunikasi (1)
Tujuan dasar dari komunikasi adalah pertukaran informasi.
Informasi dapat disimbolkan dengan messsage m, misal message “Hallo apa Kabar”
Agar dapat dikirimkan informasi ini direpresentasikan dalam sinyal yang berubah secara waktu (time-varying signal) disimbolkan g(t) à deretan tegangan yang berubah secara waktu yang merepresentasikan bit-bit (informasiàkarakteràbitàsinyal)
Agar sesuai dengan karakteristik medium transmisi sinyal g(t) ini direpresentasikan lagi menjadi sinyal transmisi s(t)àmisal proses modulasi PSK, FSK
Model Komunikasi (2)
Sinyal s(t) diterima di penerima sebagai sinyal r(t) yang dapat saja telah berubah dari sinyal s(t).
Sinyal r(t) dikonversi menjadi sinyal (estimasi dari sinyal g(t))
Pada akhirnya perangkat output di penerima akan memproduksi informasi , sebagai estimasi informasi m
Data
Data : representasi informasi dalam bentuk formal yang cocok untuk proses komunikasi, interprestasi atapun proses pada manusia maupun mesin
Informasi : arti dari data berdasarkan konvensi
Area Fungsional pada Komunikasi (1)
1. Transmission system utilization : fungsi yang berkaitan dengan cara memanfaatkan fasilitas transmisi secara efisien yang umumnya di-sharing kan pada beberapa perangkat komunikasi. Sub area dari fungsi ini merupakan teknik-teknik seperti multiplexing ditujukan untuk membagi kapasitas transmisi pada setiap user yang ada secara efisien.
2. Interfacing : agar dapat berkomunikasi maka sebuah perangkat komunikasi harus di-interface dengan media transmisi àdapat diartikan sebagai fungsi untuk mengkoneksikan antara perangkat komunikasi dan media transmisi. (konektor, konvensi konversi data dalam representasi sinyal: konvensi amplituda tegangan,dll)
3. Signal generation : didasari oleh konsep propagasi sinyal elektromagnetik pada media transmisi, jadi signal generation harus memampukan properti sinyal, seperti bentuk dan intensitasnya, dapat diinterprestasikan sebagai data pada receiver setelah proses propagasi pada media transmisi (dengan fakta di media transmisi ada distorsi)
Area Fungsional pada Komunikasi (2)
4. Exchange management : pengaturan kerjasama antara dua pihak yang berkomunikasi, seperti :
Proses pembentukan hubungan komunikasi (misal: dalam jaringan telepon berkaitan dengan konvensi dial)
Pengaturan giliran transmisi àdapat bergiliran atau sekaligus bersamaanàsimplex, half-duplex, duplex
Jumlah data yang dapat dikirimkan dalam satu waktu tertentu
Format data
Contigency plan jika terjadi error
Area Fungsional pada Komunikasi (3)
a. Error detection and correction : berkaitan dengan cara untuk mendeteksi bit yang error dan usaha untuk merubah bit yang error menjadi bit yang benar
b. Flow control : pengaturan agar pengirim(source) tidak mengirim berlebihan sampai tujuan (destination) tidak dapat menyerap dan memprosesnya.
c. Addressing : fungsi yang berkaitan dengan identifikasi perangkat komunikasià karena media transmisi dishare pada beberapa perangkat komunikasi, agar sebuah pengirim dapat mengirimkan data menuju tujuan secara tepat, maka perlu address yang mengidentifikasi setiap perangkat komunikasi.
d. Routing : fungsi berkaitan dengan pembentukan rute melalui variasi path yang ada pada jaringan.
Area Fungsional pada Komunikasi (4)
a. Recovery : fungsi ini berbeda dengan recovery plan yang ada pada exchange management, karena recovery disini berkaitan dengan fungsi untuk mendapatkan kondisi sistem sebelum terjadi interupsi karena sistem gagal.
b. Message formatting : konvensi antara dua pihak yang berkomunikasi mengenai bentuk data,misalya mengenai kesepakatan penggunaan kode biner yang sama dalam mengkonversi karater menjadi bit.
Area Fungsional pada Komunikasi (5)
Protection : fungsi yang berkaitan dengan
• Penjaminan data hanya diterima oleh penerima yang dimaksud
• Penjaminan data tidak diubah ketika transit
• Penjaminan data datang dari pengirim yang sesungguhnya bukan dari pihak lain.
System management : berkaitan dengan :
• Proses konfigurasi ataupun rekonfigurasi sistem
• Monitoring sistem
• Fungsi penanganan failure
• Fungsi yang mendukung proses perencanaan
TRANSMISI
Mode Transmisi
a. Serial
Data dikirimkan satu bit demi satu bit
b. Paralel
Data dikiriman sekaligus, misal 8 bit bersamaan
• Kecepatan tinggi
• Karakteristik kanal harus baik
• Masalah skew
"Efek yang terjadi pada sejumlah pengiriman bit secara serempak dan tiba pada tempat yang dituju dalam waktu yang tidak bersamaan
Mode serial membutuhkan sinkronisasi/penyesuaian yang berfungsi untuk :
• Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya merupakan bit data (sinkronisasi bit)
• Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter)
• Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah blok data (sinkronisasi blok)
Berdasarkan sinkronisasi dikenal 3 mode transmisi serial, yaitu :
1. Asinkron
• Pengiriman dilakukan perkarakter
• Transmisi kecepatan tinggi
• Antara karakter tidak ada waktu yang tetap
• Bila terjadi kesalahan, 1 blok data akan hilang
• Membutuhkan : start pulse (tanda mulai menerima bit data)
• Idle tranmitter : '1' terus-menerus, sebaliknya '0'
• Tiap karakter diakhiri : stop bit
• Dikenal sebagai Start-Stop Tranmission
• Idle tranmitter : '1' terus-menerus, sebaliknya '0'
2. Sinkron
• Pengiriman dilakukan perblok data
• Sinkronisasi dilakukan setiap sekian ribu bit data
• Transmisi kecepatan tinggi
• Tiap karakter tidak memerlukan bit awal/akhir
• Dibutuhkan 16-32 bit untuk sinkronisasi
• Bila terjadi kesalahan, 1 blok data akan hilang
• Pemakaian saluran komunikasi akan efektif, karena transmisi
hanya dilakukan bila dimiliki sejumlah blok data
3. Isokron
• Merupakan kombinasi transmisi asinkron dan sinkron
• Tiap karakter didahului dengan bit awal dan diakhir data ditutup
dengan bit akhir
Metode Transmisi
1. Simplex
• Data disalurkan hanya ke satu arah
• Pemancar dan penerima tugasnya tetap
• Jarang untuk sistem komunikasi data
2. Half Duplex (HDX)
• Data dikirimkan kedua arah secara bergantian
• Terdapat "turn around time" (waktu untuk mengubah
arah)
3. Full Duplex (FDX)
• Data dikirimkan dan diterima secara bersamaan
Karakteristik Transmisi
Terdapat dua macam arus :
1. DC (Direct Current)
• Jarang digunakan
• Untuk jarak dekat
• Kecepatan dibawah 300 bps
2. AC (Alternating Current)
• Sering digunakan
• Untuk jarak jauh
• Untuk Kecepatan tinggi
Kecepatan
1 . Satuannya
• Karakter per second (kps)
• Bit per second (bps)
• Baud per second (bps) - (2 bit = 1 baud)
2. Variasi
• 110, 300, 600, 1200, 2400, 4800, 9600 bps
3. Kecepatan dipengaruhi lebar frekuensi (bandwidth)
4. Berdasar bandwidth, kanal digolongkan menjadi :
a. Broadband Channel
• Untuk sinyal berfrekuensi tinggi
• Digunakan untuk gelombang mikro, kabel koaksial, dan serat optic
b. Voice Grade Channel
• Dial Up
• Private Line
• Menggunakan frekuensi 300 - 3000 Hz
c. Subvoice Channel
• Menggunakan kecepatan transmisi dibawah 600 bps
d. Telegraph Channel
• Menggunakan kecepatan transmisi 45 - 75 bps
Spectrum Electromagnetic
Frequency Band
3 - 10 kHz
Extremely Low Frequency (ELF)
10 - 30 kHz
Very Low Frequency (VLF)
30 - 300 kHz
Low Frequency (LF)
300 - 3000 kHz
Medium Frequency (MF)
3 - 30 MHz
High Frequnecy (HF) (also called "short wave")
30 - 300 MHz
Very High Frequency (VHF)
300 - 3000 MHz
Ultra High Frequency (UHF) (also called "microwaves")
3 - 30 GHz
Super High Frequency (SHF)
Keberhasilan Transmisi Data
Tergantung pada :
1. Kualitas signal yang ditransmisikan
2. Karakteristik media transmisi
Jenis-jenis media Transmisi
Kawat terbuka / open wire
Kabel jalin ganda / twisted pair cable
Terdiri dari dua isolasi kawat tembaga yang diatur dalam suatu spiral yang terlindungi. Gulungan ini meminimkan interferensi antar kabel. Digunakan untuk dipakai pada sistem telephone, untuk jarak yang jauh dengan data rate 4 Mbps atau lebih, biaya murah. Mempunyai bandwidth terendah.
Kabel coaxial
Terdiri dari konduktor cilinder rongga luar yang mengelilingi suatu kawat konduktor tunggal, kedua konduktor dipisahkan oleh bahan isolasi. Digunakan untuk transmisi telephone dan televisi jarak jauh, television distribution (TV kabel), local area networks, short-run system links.
Lebih mahal daripada twisted pair. Tidak mudah terkena noise bila dibandingan dengan twisted pair sehingga dapat digunakan secara efektif pada frekuensi-frekuensi tinggi dan data rate yang tinggi, untuk transmisi analog yang jauh, dibutuhkan amplifier setiap beberapa kilometer sedangkan untuk transmisi digital, diperlukan repeater setiap kilometer.
Fiber optik / serat optik
Adalah suatu medium fleksibel tipis yang mampu menghantarkan sinar ray. Berbagai kaca dan plastik dipakai untuk membuatnya. Bandwidth yang lebih besar jika dibandingkan kabel koaksial atau twisted pair, attenuation yang lebih rendah, digunakan untuk local loops, local area networks. Paling kuat / tahan terhadap keadaan alam.
Mikrowave / gelombang mikro
Untuk memperoleh transmisi dengan jarak yang jauh, digunakan gedung-gedung relay microwave yang diseri dan point to point microwave yang dirangkai bersama sesuai dengan jarak yang diinginkan, digunakan antena parabolik, digunakan untuk telekomunikasi jarak jauh, transmisi suara dan televisi, local networks, local data distribution. Dibandingkan dengan kabel koaksial, jarak antar amplifier atau repeater lebih jauh.
Transmisi satelit
Adalah stasiun relay microwave yang digunakan untuk merangkai dua atau lebih transmitter / receiver dari ground-based microwave yang dikenal sebagai stasiun bumi, setiap satelit yang mengorbit akan beroperasi pada sejumlah band frekuensi yang disebut channel transponder atau transponder saja. Digunakan untuk television distribusion, paling luas digunakan diseluruh dunia; memakai teknologi DBS (Direct Broadcast Sattelite) dimana sinyal video dari satelit ditransmisikan langsung ke rumah-rumah, transmisi telepon jarak jauh, private business networks, digunakan sistim VSAT (Very Small Aperture Terminal) untuk menekan biaya
Infra red / sinyal infra merah
Gelombang radio
Perbedaan dengan microwave bahwa radio adalah segala arah sedangkan microwave adalah terfokus. Dengan demikian tidak diperlukan antena berbentuk parabola dan tidak perlu diletakkan pada jurusan yang tepat, digunakan pada band VHF dan UHF : 30 MHz sampai 1 GHz termasuk radio FM dan UHF dan VHF televisi, untuk komunikasi data digital digunakan packet radio. Paling terpengaruh oleh hujan, petir dan keadaan alam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar